Definisi Computer Game
Mendefinisikan
apakah yang dimaksud dengan game, tidak cukup dengan hanya melihat kamus
bahasa. Terdapat banyak makna dalam kata ‘game’. Yang jelas game secara naluri
adalah merupakan bagian dari kehidupan manusia. Makna sekilas dari game
memberikan pengertian bahwa game merupakan suatu aktifitas yang tidak dilakukan
dengan sungguh-sungguh. Untuk mengetahui apa yang sesungguhnya disebut dengan
game, maka paling tidak kita dapat memahaminya dari adanya sejumlah pengertian
game yang biasa kita alami dalam kehidupan.
Dalam hal paling
tidak terdapat 5 katagori istilah game, yaitu :
·
Board Games (Permainan Papan) Game pada katagori ini membutuhkan
suatu papan yang terbagi dalam sektor-sektor tertentu (dengan garis-garis) dan
didalamnya terdapat sejumlah alat main yang dapat digerakkan. Termasuk dalam
katagori ini adalah catur.Dua buah pemain akan berhadapan dan saling mengadu
strategi sesuai dengan aturan untuk mencapai daerah lawan atau mempertahankan
daerahnya sendiri, mengalahkan bidak musuh, mengumpulkan sesuatu. Pemain pada
board games ini akan berusaha menganalisis hubungan-hubungan geometri yang ada
pada papan dan bidak.
·
Card Games (Permainan Kartu) Games ini akan memanfaatkan
simbol dari 52 kartu yang terbagi dalam dua faktor : suit (4 nilai) dan rank
(13 nilai). Permainan akan dilakukan sekitar bagaimana membuat kombinasi dari
52 kartu tersebut. Sejumlah ketentuan dibuat untuk mengatur bagaimana cara-cara
untuk membuat kombinasi tersebut. Permainan kartu bridge/truf termasuk kelompok
games ini.
·
Athletic Games (Permainan Atletik) Permainan games jenis
ini lebih cenderung pada penggunaan fisik daripada mental. Aturan game dibuat
dengan keharusan pemain untuk melakukan sejumlah aksi tertentu. Hal yang
terkait dengan kekuatan badan, kecepatan, ketepatan dan kerjasama menjadi
bagian utama dari game atletik. Dalam hal ini harus dibedakan antara game
dengan kompetisi. Kompetisi tidak mengharuskan adanya kerjasama dan pemain
bekerja secara individu. Dua orang yang beradu lari bukanlah termasuk game
tetapi kompetisi. Perbedaan utama antara game dan kompetisi adalah dalam hal
interaksi diantara peserta. Pada kompetisi tidak terjadi interaksi diantara
pemain, kompetisi yang membolehkan adanya interaksi diantara pemainnya termasuk
game.
·
Children Games (Permainan Anak) Aktifitas seperti
berlari, sembunyi, melempar dan menangkap adalah menjadi ciri utama game
anak-anak. Umumnya game ini menekankan pada aktifitas kelompok sebagai latihan
untuk berkehidupan sosial. Walaupun dalam game ini terdapat juga upaya untuk
saling mengalahkan secara mental atau fisik namun tujuan utamanya bukanlah
untuk meraih kemenangan satu diatas yang lain tetapi sebagai ilustrasi
kerjasama dalam kehidupan manusia. Penggunaan sejumlah alat untuk membantu
ilustrasi dapat meningkatkan improvisasi game dan meningkatkan keterlibatan
yang lebih baik dari pemain.
·
Computer Games (Permainan Komputer) Game ini dimainkan
lewat bantuan alat komputer. Terdapat 5 alat yang dapat dikategorikan sebagai
komputer, yaitu :
o Expensive dedicated
machine, mesin yang dioperasikan dengan koin untuk memainkankannya.
o Inexpensive dedicated
machine, disebut juga dengan hand held machine. Alat game watch termasuk dalam
katagori ini.
o Multiprogram home, mesin
seperti Atari,Nintendo termasuk dalam kelompok komputer ini.
o Personal computer
o Mainframe computer
Computer game
berbeda dengan jenis game yang lain karena tidak ada pergerakan secara fisik
atau interaksi langsung dengan object kecuali lewat perantaraan komputer.
Software yang dibuat harus dapat menangkap reaksi yang cepat dari interaksi
yang dihasilkan dengan pemain. Karena itu software untuk computer games harus
bersifat real time. Kompleksitas game adalah bergantung dari kemampuan
merepresentasikan aturan dan lingkungan game dalam program yang dibuat.
Diantara sekian
banyak definisi game, maka definisi yang umum untuk computer game adalah
:
A computer
game is a software program in which one or more players make decisions through
the control of game objects and resources, in pursuit of a goal.
Gim Komputer
adalah sebuah program software dimana satu atau lebih pemain berusaha
untuk membuat keputusan lewat kontrol terhadap object dan resource guna memenuhi
satu tujuan tertentu.
Sejarah dan Perkembangan Computer
Game
Video game berawal dari pengembangan tabung
sinar katoda yang terdapat dalam sistem peluru pertahanan pada akhir Perang
Dunia II. Program-program ini kemudian diadaptasi ke dalam bentuk permainan
sederhana.
Pada 1947 Thomas Toliver Goldsmith Jr dan Estle Ray Mann menciptakan permainan
simulator rudal Cathode Ray Tube Device Amusement. Permainan ini terinspirasi
dari kecanggihan radar Perang Dunia II. Inilah game elektronik pertama yang
tercatat dalam sejarah. Meski memiliki unsur permainan, game ini tak popular.
Penggunaannya terbatas untuk kepentingan simulasi latihan militer.
Tampilannya juga masih sederhana; belum berwarna dan hanya mengeluarkan suara
“tat-tit-tut”. Baru pada 1970-an game elektronik bisa dinikmati di rumah-rumah.
Ralph Baer, seorang Jerman berdarah Yahudi, mendesain video game rumahan
pertama dengan prototipe bernama Brown Box.
Baer menjual idenya ke perusahaan Magnafox. Prototipe Baer kemudian dirilis ke
pasar dengan nama Magnafox Odyssey. Produk ini berisi 16 game built-in yang
dapat diganti-ganti dengan menggunakan sebuah switch. Ralph Baer kemudian
tercatat sebagai “bapak game dunia”. Popularitas video game kian menanjak
ketika pengusaha Nolan Bushnell mendesain mesin game koin (arcade) pertama di
dunia bernama computer space atau di Indonesia popular dengan sebutan
Ding-Dong. Bushnell kemudian membuat game simulasi ping-pong yang diberi nama
Pong. Game ini laku keras di pasaran. Hampir setiap keluarga di Amerika
bermimpi bisa membeli game ini. Di berbagai taman hiburan dan kafe, Pong bahkan
harus dibongkar setiap 24 jam sekali untuk mengeluarkan koin yang berjejalan.
“Selama puluhan tahun, orang Amerika lebih banyak menghabiskan uangnya untuk
sistem home video game dan di tempat-tempat permainan Ding-Dong daripada untuk
menonton film atau musik –jumlah totalnya mencapai lebih dari sebelas milyar
dolar,” tulis Roger Fidler dalam Mediamorfosis.
Belum puas dengan Pong, Bushnell meluncurkan Atari 2600, video game pertama
yang berbasis konsol, lalu Atari 7800 yang disebut-sebut sebagai pelopor
penggunaan joystick. Tapi semua kejayaan itu tak bertahan lama. Pasar jemu.
Angka penjualan merosot. Sebagian perusahaan video game Amerika beralih ke
bisnis komputer lain atau bangkrut. Sebagian besar kaum eksekutif dan analis
industri melihat hal ini sebagai pertanda bahwa video game hanyalah sebuah
keisengan.Pada saat itulah muncul pendatang baru dari Jepang, Nintendo, yang
menggebrak pasar video game dunia dengan merilis Famicom. Konsol ini menampilkan
gambar dan animasi resolusi tinggi untuk kali pertama. Setelah mendapat
sambutan hangat di Jepang, Famicom melakukan ekspansi pasar ke Amerika. “Pada
1989, Nintendo mengendalikan 80 persen pasar video game Amerika. Bahkan pada
1990-an, satu dari setiap lima rumah tangga di Amerika memiliki perangkat
permainan Nintendo,” tulis Fidler. Pada tahun-tahun berikutnya, Nintendo
berhasil menikmati posisi istimewa di pasar video game. Pesaing-pesaingnya tak
mampu membendungnya. Sega sempat memberi perlawanan sengit melalui Sonic The
Hedhog. Sayang, perusahaan ini lebih sering kalah cepat dalam pengembangan game
ketimbang Nintendo. Penantang serius Nintendo muncul pada 1994. Sony,
perusahaan elektronik terkemuka, merilis Sony Playstation (PSX), konsol
berbasis CD. PSX terjual hingga ratusan juta unit. Sony bahkan kian merajalela
melalui PlayStation 2, yang sudah berbasis DVD.
Nintendo, Sega, dan Microsoft, yang mengeluarkan produk tergres mereka, belum
mampu mengalahkannya.Tapi perang belum berakhir. November 2005 Microsoft datang
dengan Xbox 360, konsol generasi terkini yang memanfaatkan media HD-DVD. Dengan
segudang fitur istimewa, Xbox 360
menarik banyak penggemar game. Tak mau kalah, Nintendo meluncurkan
terobosannya, Nintendo Wii. Dengan inovasi pada stik kontrol mereka yang
“motion sensitive”, Nintendo kembali mengambil-alih pasar video game. Sony,
sekalipun mengeluarkan Playstation 3, sudah terlambat. Tinggallah kini
persaingan antara Microsoft dan Nintendo. Tapi pesaing-pesaing baru akan
bermunculan. Salah satunya Apple, sebuah perusahaan notebook terkemuka yang
sukses dengan iPhone dan iPod. Ada rumor mereka berencana terjun ke industri
konsol video game. Pihak Nintendo sudah mewaspadai Apple sebagai musuh masa
depan mereka.
Dalam hal paling tidak terdapat 5
katagori istilah game, yaitu :Ø
Board Games (Permainan Papan) Game pada katagori ini membutuhkan suatu papan
yang terbagi dalam sektor-sektor tertentu (dengan garis-garis) dan didalamnya
terdapat sejumlah alat main yang dapat digerakkan. Termasuk dalam katagori ini
adalah catur.Dua buah pemain akan berhadapan dan saling mengadu strategi sesuai
dengan aturan untuk mencapai daerah lawan atau mempertahankan daerahnya
sendiri, mengalahkan bidak musuh, mengumpulkan sesuatu. Pemain pada board games
ini akan berusaha menganalisis hubungan-hubungan geometri yang ada pada papan
dan bidak.
Card Games (Permainan Kartu) Games ini akan memanfaatkan simbol dari 52 kartu
yang terbagi dalam dua faktor : suit (4 nilai) dan rank (13 nilai). Permainan
akan dilakukan sekitar bagaimana membuat kombinasi dari 52 kartu tersebut.
Sejumlah ketentuan dibuat untuk mengatur bagaimana cara-cara untuk membuat
kombinasi tersebut. Permainan kartu bridge/truf termasuk kelompok games ini.
Athletic Games (Permainan Atletik) Permainan games jenis ini lebih cenderung
pada penggunaan fisik daripada mental. Aturan game dibuat dengan keharusan
pemain untuk melakukan sejumlah aksi tertentu. Hal yang terkait dengan kekuatan
badan, kecepatan, ketepatan dan kerjasama menjadi bagian utama dari game
atletik. Dalam hal ini harus dibedakan antara game dengan kompetisi. Kompetisi
tidak mengharuskan adanya kerjasama dan pemain bekerja secara individu. Dua
orang yang beradu lari bukanlah termasuk game tetapi kompetisi. Perbedaan utama
antara game dan kompetisi adalah dalam hal interaksi diantara peserta. Pada
kompetisi tidak terjadi interaksi diantara pemain, kompetisi yang membolehkan
adanya interaksi diantara pemainnya termasuk game.
Children Games (Permainan Anak) Aktifitas seperti berlari, sembunyi, melempar
dan menangkap adalah menjadi ciri utama game anak-anak. Umumnya game ini
menekankan pada aktifitas kelompok sebagai latihan untuk berkehidupan sosial.
Walaupun dalam game ini terdapat juga upaya untuk saling mengalahkan secara
mental atau fisik namun tujuan utamanya bukanlah untuk meraih kemenangan satu
diatas yang lain tetapi sebagai ilustrasi kerjasama dalam kehidupan manusia.
Penggunaan sejumlah alat untuk membantu ilustrasi dapat meningkatkan
improvisasi game dan meningkatkan keterlibatan yang lebih baik dari pemain.
Computer Games (Permainan Komputer) Game ini dimainkan lewat bantuan alat
komputer. Terdapat 5 alat yang dapat dikategorikan sebagai komputer, yaitu :
• Expensive dedicated machine, mesin yang dioperasikan dengan koin untuk memainkankannya.
• Inexpensive dedicated machine, disebut juga dengan hand held machine. Alat
game watch termasuk dalam katagori ini.
• Multiprogram home, mesin seperti Atari, Nintendo termasuk dalam kelompok komputer ini.
• Personal computer
• Mainframe computer
Computer game berbeda dengan jenis game yang lain karena tidak ada pergerakan
secara fisik atau interaksi langsung dengan object kecuali lewat perantaraan
komputer. Software yang dibuat harus dapat menangkap reaksi yang cepat dari
interaksi yang dihasilkan dengan pemain. Karena itu software untuk computer
games harus bersifat real time. Kompleksitas game adalah bergantung dari
kemampuan merepresentasikan aturan dan lingkungan game dalam program yang
dibuat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar